• 08:00 - 17:00 WIB

  • Jl. Asia, Nomor 149, Medan - Sumatera Utara - Seberang Jalan Lebong/ Sebelum sekolah WR Supratman

Perbedaan Laser Marking dan Laser Engraving

Perbedaan Laser Marking dan Laser Engraving Medan

11 Mar 2026 09:19       Dibaca 39x

Teknologi laser saat ini banyak digunakan dalam berbagai industri untuk proses penandaan maupun pengukiran pada material. Dua metode yang paling sering digunakan adalah laser marking dan laser engraving. Keduanya menggunakan sinar laser sebagai alat utama, namun memiliki fungsi, cara kerja, serta hasil akhir yang berbeda.

Bagi pelaku industri manufaktur, percetakan, hingga bisnis custom merchandise, memahami perbedaan laser marking dan laser engraving sangat penting agar dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan produksi.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai perbedaan kedua teknologi tersebut serta penggunaannya pada berbagai material.

Apa Itu Laser Marking?

Laser marking adalah proses penandaan permukaan material menggunakan sinar laser tanpa menghilangkan banyak bagian dari material tersebut. Proses ini biasanya hanya mengubah warna atau struktur permukaan material sehingga menghasilkan tanda permanen.
Metode ini banyak digunakan untuk membuat:
  • Nomor seri produk
  • Barcode dan QR code
  • Logo perusahaan
  • Informasi identifikasi produk
Pada mesin laser marking, energi laser diarahkan dengan presisi tinggi sehingga menghasilkan tanda yang jelas namun tidak terlalu dalam.

Karakteristik Laser Marking

  • Tidak mengikis material secara signifikan
  • Hasil marking bersifat permanen
  • Proses relatif cepat
  • Cocok untuk produksi massal
  • Presisi sangat tinggi

Apa Itu Laser Engraving?

Laser engraving adalah proses pengukiran material menggunakan sinar laser dengan cara mengikis atau menghilangkan sebagian permukaan material.
Proses ini menghasilkan ukiran yang lebih dalam dibandingkan laser marking. Karena itu, hasilnya dapat dirasakan secara fisik ketika disentuh.
Laser engraving sering digunakan untuk membuat:
  • Ukiran nama pada aksesoris
  • Desain dekoratif pada logam atau kayu
  • Logo pada tumbler atau merchandise
  • Tulisan pada plakat atau hadiah
Metode ini menghasilkan efek visual yang lebih menonjol karena adanya kedalaman pada material.

Karakteristik Laser Engraving

  • Menghilangkan sebagian material
  • Ukiran lebih dalam
  • Hasil terlihat lebih tegas
  • Cocok untuk desain dekoratif
  • Bisa digunakan pada banyak jenis material

Penggunaan Laser Marking dalam Industri

Metode laser marking banyak digunakan pada berbagai industri karena efisiensi dan presisinya.
Beberapa contoh penggunaannya antara lain:

Industri Manufaktur

Digunakan untuk menandai nomor seri, kode produksi, dan barcode pada komponen mesin.

Industri Elektronik

Digunakan untuk memberi label pada komponen kecil seperti chip dan sirkuit.

Industri Otomotif

Digunakan untuk identifikasi komponen kendaraan.

Industri Medis

Digunakan untuk menandai alat kesehatan dengan kode unik.
Karena tidak merusak struktur material secara signifikan, metode ini sangat cocok untuk komponen presisi.

Penggunaan Laser Engraving

Sementara itu, laser engraving lebih banyak digunakan dalam bidang dekorasi dan personalisasi produk.
Contoh penggunaannya antara lain:

Merchandise Custom

Ukiran nama atau logo pada tumbler, gantungan kunci, dan aksesoris.

Industri Souvenir

Ukiran pada plakat penghargaan atau hadiah perusahaan.

Produk Kerajinan

Ukiran pada kayu, akrilik, atau kulit.

Perhiasan

Ukiran nama atau pesan khusus pada cincin dan gelang.
Karena hasilnya lebih artistik, metode ini sangat populer dalam industri kreatif.

Material yang Bisa Diproses

Baik laser marking maupun laser engraving dapat digunakan pada berbagai material.
Beberapa material yang umum diproses antara lain:
  • Stainless steel
  • Aluminium
  • Kuningan
  • Plastik
  • Kayu
  • Akrilik
  • Kulit
Namun, hasil terbaik biasanya diperoleh dengan pengaturan mesin yang disesuaikan dengan jenis material.

Laser marking dan laser engraving merupakan dua teknologi laser yang sering digunakan dalam proses penandaan dan pengukiran material. Meskipun keduanya menggunakan sinar laser, terdapat perbedaan mendasar dalam proses dan hasil akhirnya. Laser marking lebih fokus pada penandaan permukaan tanpa mengikis material, sedangkan laser engraving menghasilkan ukiran yang lebih dalam dengan menghilangkan sebagian material.
Pemilihan metode yang tepat bergantung pada kebutuhan produksi, jenis material, serta tujuan penggunaan, apakah untuk identifikasi produk atau untuk desain dekoratif.
Dengan memahami perbedaan kedua teknologi ini, pelaku industri maupun bisnis kreatif dapat memanfaatkan mesin laser secara lebih optimal.

Go Back Top